Wednesday, May 22, 2019

PRESENTASI KELOMPOK 1, HACKER & CRACKER


Pengertian Hacker & Cracker



A.                Pengertian Hacker



Peretas (bahasa Inggris: hacker) adalah orang yang mempelajari, menganalisis, memodifikasi, menerobos masuk ke dalam komputer dan jaringan komputer, baik untuk keuntungan atau dimotivasi oleh tantangan. (wikipedia).



B.               Pengertian Cracker


Cracker adalah sebutan untuk mereka yang masuk ke sistem orang lain dan cracker lebih bersifat destruktif (perusak) , biasanya di jaringan komputer, mem-bypass password atau lisensi program komputer, secara sengaja melawan keamanan komputer, men-deface (merubah halaman muka/depan web) milik orang lain bahkan hingga men-delete data orang lain, dan mencuri data dari sistem.


Sifat-Sifat Hacker & Cracker



A.                Sifat-sifat Hacker



1.         Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs. Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba menguji suatu situs dipastikan isi situs tersebut tak akan berantakan dan mengganggu yang lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi sempurna. Bahkan seorang hacker akan memberikan masukan dan saran yang bisa memperbaiki kebobolan system yang ia masuki.

2.              Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja

3.               3.        Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas
            nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.

4.              4.        Seorang hacker akan selalu memperdalam ilmunya dan memperbanyak pemahaman
            tentang sistem operasi



B.                 Sifat-sifat Cracker



1.              1.       Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat
          destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagai contoh : 
          Virus, Pencurian Kartu Kredit, Pembobolan Rekening Bank, Pencurian Password
          E-mail/Web Server dsb
.

2.              2.       Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.

3.              3.       Mempunyai website atau channel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang
          tertentu yang bisa mengaksesnya
.

4.             4.           Mempunyai IP address yang sulit dilacak.


ddd     CONTOH KASUS 
SS
  s       Kasus Hacker
Pada September 2018, seorang pemuda bernama nosa asal pasuruan berhasil menemukan celah pada website raksasa internet yaitu Google. Celah atau bug yang ditemukan nosa ini masuk dalam jenis bug critical, atau click hijjacking yang jika dibiarkan akan memiliki resiko pembajakan informasi. Setelah melakukan pelaporan pada 9 september 2018, google merespon bug yang dikirimkan nosa pada bulan november 2018. Lalu nosa diberikan hadiah $7500 atau setara Rp.111.000.000 sebagai apresiasi karena telah menemukan bug/celah. Setelah melakukan pelaporan pada 9 september 2018, google merespon bug yang dikirimkan nosa pada bulan november 2018. Lalu nosa diberikan hadiah $7500 atau setara Rp.111 juta sebagai apresiasi karena telah menemukan bug/celah

 

 as


 sds      Kasus Cracker
  ng     Seorang pemuda lulusan SMA yang bernama Sultan Haikal melakukan peretasan kedalam website Tiket.com dan Server utama maskapai penerbangan Citilink. Pada 9 oktober 2016, sultan haikal melakukan Mention ke Akun resmi Tiket.com , bahwa dia telah menemukan celah atau Bug. Dan mengajak pihak Tiket.com untuk bekerja sama. namun Karena tak ada respon serius dari pihak tiket.com, sultan haikal malah melakukan pembobolan ke dalam sistem tiket.com.

 s
Pada 11 November 2016, Bareskrim Polri menerima laporan pengaduan dari PT Global Network (tiket.com) tentang kasus hacking/illegal access atas penggunaan aplikasi jual-beli tiket online milik PT Global Network (tiket.com) pada sistem aplikasi jual-beli tiket online PT Citilink Indonesia. Pelaku melakukan hacking/illegal access pada server PT Citilink Indonesia (www.citilink.co.id) dari akun milik PT Global Network (tiket.com) sejak tanggal 11 sampai dengan 27 Oktober 2016. Kasus illegal access ini membuat pihak tiket.com mengalami kerugian sebesar Rp 4.1 M, dan Citilink Rp. 2 M.

as a
 




No comments: